hendra menulis ""KETUNTASAN PENANGANAN PERMASALAHAN ANAK BERBASIS PERLINDUNGAN"

Upaya penanganan permasalahan sosial anak menjadi fokus utama PSPA "Satria" Baturaden. Berbagai langkah dilaksanakan agar PSPA "Satria" Baturaden dapat menjalankan visinya sebagai pusat pengembangan perilaku dan perlindungan sosial anak, salah satunya melalui Bimbingan Teknis Petugas Perlindungan Sosial Anak 2010.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan petugas perlindungan anak di daerah, PSPA "Satria" Baturaden mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Perlindungan Sosial Anak 2010 yang dilaksanakan 28 s.d 30 April 2010, yang pesertanya meliputi 17 Instansi (dinas) kabupaten/kota di jawa tengah yang menangani permasalahan sosial anak, PPA/PPT Polres, dan lembaga lainnya yang merupakan mitra kerja PSPA "Satria" Baturaden.
Kegiatan yang mengambil tema "Ketuntasan Penanganan Permasalahan Anak Berbasis Perlindungan" dibuka langsung oleh Direktur Pelayanan Sosial Anak Ditjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dr. Ir. Harry Hikmat, M.Si yang sekaligus menyampaikan materi tentang Rencana Strategis Direktorat Pelayanan Sosial Anak dan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), Dr. Kanya Eka Santi, MSW menyampaikan tentang Masalah dan Tantangan Perlindungan Anak Di Indonesia (Perspektif Pekerjaan Sosial), dan Kepala PSPA "Satria" Baturaden, Drs. Ruh Sanyoto, MP, menyampaikan tentang Program Pelayanan PSPA "Satria" Baturaden.
Dr. Ir. Harry Hikmat, M.Si menyampaikan bahwa Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) telah menjadi Program Prioritas Nasional sehingga Pembangunan Kesejahteraan Sosial Anak harus mulai mendapat perhatian khusus. PKSA diprioritaskan kepada anak-anak yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan dan memiliki kriteria masalah sosial yang meliputi kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, korban bencana, dan atau korban tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi. PKSA harus dilaksanakan secara terpadu dan terarah oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat.

"